Profil Desa Tabat

  • May 21, 2026
  • SAHABAT INFO DESA TABAT

Desa Tabat Tunjukkan Potensi Pertanian dan Perikanan di Tengah Dinamika Musim

Tabat, 21 Mei 2026 — Desa Tabat yang terletak di Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan, terus menunjukkan potensi yang menjanjikan dalam sektor pertanian dan perikanan. Dengan jumlah penduduk sebanyak 1.395 jiwa, yang terdiri dari 710 laki-laki dan 685 perempuan serta 490 kepala keluarga, desa ini memiliki sumber daya manusia yang cukup untuk mendukung pembangunan lokal.

Secara geografis, Desa Tabat memiliki batas wilayah yang jelas, yaitu di sebelah utara berbatasan dengan Desa Rantau Bujur, sebelah selatan dengan Desa Pahalatan, sebelah timur dengan Desa Samhurang, dan sebelah barat dengan Desa Manta’as. Letak ini menjadikan Desa Tabat memiliki akses yang cukup strategis dalam interaksi antarwilayah desa di sekitarnya.

Berdasarkan data SDGs Desa Tabat, mayoritas masyarakat menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perikanan. Hal ini tidak terlepas dari kondisi alam desa yang dipengaruhi oleh dua musim utama. Sekretaris Desa Tabat, H. Pahruraji, menjelaskan bahwa pola musim di desa ini terbagi menjadi musim kemarau dan musim berair.

“Pada musim kemarau, masyarakat lebih fokus pada kegiatan bertani, sementara saat musim berair atau banjir, sebagian besar beralih menjadi pencari ikan. Pola ini sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sejak lama,” ujarnya.

Kondisi ini menciptakan pola ekonomi yang adaptif terhadap perubahan alam. Selain itu, potensi perikanan air tawar yang melimpah saat musim berair menjadi peluang ekonomi yang terus dikembangkan oleh warga.

Pemerintah desa bersama masyarakat juga terus berupaya meningkatkan produktivitas melalui pemanfaatan lahan secara optimal serta menjaga keseimbangan lingkungan. Dengan dukungan data SDGs desa, perencanaan pembangunan diharapkan semakin tepat sasaran dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, Desa Tabat diharapkan dapat mengembangkan potensi unggulan berbasis pertanian dan perikanan secara berkelanjutan, serta membuka peluang ekonomi baru yang dapat meningkatkan taraf hidup warganya.